capture imaginations, awaken desires, unite the Jesuits and Collaborators in Christ mission

Seabad Penerbit dan Percetakan Kanisius Berkarya : Cita dan Karya Warnai Indonesia

Date

Rabu, 26 Januari 2022, Penerbit dan Percetakan Kanisius genap berusia 100 tahun (satu abad). Aneka dinamika dan keputusan-keputusan telah mewarnai peziarahan Penerbit-Percetakan Kanisius (kini dikenal dengan nama PT Kanisius), hingga berusia satu abad ini. Misi, Visi, dan Nilai yang mengalami perubahan dari zaman ke zaman tentu dibuat sesuai dengan perkembangan zaman. Di tengah pandemi covid yang hingga kini masih menjadi perhatian dunia, PT Kanisius terus-menerus berupaya untuk memenuhi visi para pendiri, menjadi daya ubah bagi bangsa. Maka tidaklah keliru, di usia satu abad ini, ada aneka kegiatan yang diselenggarakan untuk menyemarakkan dan terus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Sebagai catatan, aneka kegiatan yang diselenggarakan tersebut tidak lepas dari semangat Universal Apostolic Preferences (UAP) dengan empat fokus perhatiannya.

Sebuah webseries berjudul “Cinta Dalam Seutas Tali Sepatu” ikut meramaikan perayaan 100th PT Kanisius. Webseries ini dapat disaksikan di kanal Youtube PT Kanisius. (Dokumentasi : PT Kanisius)

Semangat UAP Turut Mewarnai Seabad PT Kanisius

Fokus pertama dari UAP adalah Latihan Rohani. PT Kanisius menyelenggarakan Webinar Pendampingan Anak dalam Keluarga Muda di Tengah Situasi New Normal Pandemi Covid-19. Dalam webinar ini dihadirkan orang muda yang berkisah mengenai perjalanan hidup mereka dan kisah pertobatan mereka setelah berjumpa dengan kelompok Magis. 

Fokus kedua UAP Adalah berjalan bersama orang muda. Untuk semakin memberikan ruang bagi orang muda, selain kepanitiaan HUT 100 tahun yang didominasi orang muda, pun diselenggarakan aneka kegiatan yang melibatkan orang muda. Live Instagram dengan tema “Festival Bisnis Ngehits”; Webinar “Literasi dan Falasi dalam Konten Digital”; Webinar “Bincang Kebangsaan: Mengelola Kemajemukan, Menuju Indonesia Hebat”; dan memproduksi sebuah webseries berjudul “Cinta Dalam Seutas Tali Sepatu” bekerja sama dengan Studio Audio Visual-USD di bawah arahan Rm. F.X. Murti Hadi Wijayanto, S.J. (sebagai penulis naskah sekaligus sutradara).

Fokus ketiga UAP adalah berjalan bersama mereka yang tersingkirkan. Panitia menyelenggarakan kegiatan pendampingan belajar bersinergi dengan Yayasan Soegijapranata asuhan para frater Jesuit di Kampung Pingit. Selain itu, diadakan pula pemberian bantuan buku-buku bacaan untuk Kampung Pingit dan dua Panti Asuhan di wilayah Yogyakarta. 

Fokus keempat UAP adalah merawat bumi, rumah kita bersama. Bekerja sama dengan Kursus Pertanian Taman Tani (KPTT) Salatiga, panitia membagikan aneka bibit tanaman kepada Sahabat PT Kanisius yang datang ke Taman Komunikasi PT Kanisius Yogyakarta. Tanpa syarat khusus, Sahabat Kanisius bisa memperoleh bibit-bibit tersebut untuk ditanam di rumah atau di kebun mereka.

Mgr. Robertus Rubiyatmoko (Uskup Agung KAS) dan enam imam konselebran yang memimpin perayaan Ekarisi 100th
PT Kanisius pada 26 Januari 2022 di PT Kanisius.
(Dokumentasi : PT Kanisius)

Syukur atas Tonggak-tonggak Rahmat Seabad PT Kanisius

Rangkaian acara yang diselenggarakan oleh panitia dipuncaki dengan tiga acara besar yang diikuti oleh seluruh insan Kanisius dan Sahabat Kanisius. Acara pertama yaitu Kenduri Syukur yang diselenggarakan bersama perangkat desa dan beberapa perwakilan warga. Acara ini sudah menjadi tradisi, sebagai bentuk kehadiran PT Kanisius di tengah-tengah warga sekitar. Pada 26 Januari 2022, tepat 100 tahun PT Kanisius, dipuncaki dengan Perayaan Ekaristi Syukur bersama Mgr. Robertus Rubiyatmoko (Uskup Agung KAS) dan enam imam konselebran. Dalam sambutannya, Bapak Uskup Rubiyatmoko mengungkapkan kebanggaannya akan kehadiran PT Kanisius di Keuskupan Agung Semarang yang telah turut membidani pula kelahiran dan pertumbuhan Gereja Keuskupan Agung Semarang. Sedangkan Pater Benedictus Hari Juliawan, S.J. (Provinisial SJ Indonesia), mengucapkan selamat dan bahagia atas usia 100 tahun yang dipertahankan oleh PT Kanisius, pun atas dinamika yang telah dilalui oleh PT Kanisius. Segala peristiwa dan keputusan yang pernah dibuat dari waktu ke waktu, baik itu keputusan yang keliru maupun yang benar, telah turut mewarnai perjalanan PT Kanisius. Diungkapkan pula bahwa PT Kanisius adalah sebuah perusahaan unik, karena dalam misi visinya tidak terungkap untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya, namun demi pelayanan terhadap Gereja dan bangsa. Tentu semangat kerasulan ini patut dipertahankan dan terus dikembangkan oleh generasi-generasi muda PT Kanisius.

Pada selebrasi syukur yang diselenggarakan pada 27 Januari 2022 di ballroom Sahid Jaya Hotel & Convention Yogyakarta, para Sahabat Kanisius yang hadir turut mewarnai sukacita dan kebahagiaan seluruh insan Kanisius. Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten I Pemberdayaan Setda Ir. Aris Riyanta, M.Si., menyampaikan bahwa usia satu abad adalah waktu yang tepat untuk mundur sapecak, untuk berefleksi, untuk berkontemplasi, untuk mengevaluasi, belajar dari sejarah (historia magistra vitae est). Usia satu abad PT Kanisius membuktikan bahwa PT Kanisius konsisten mendukung perjuangan bangsa. PT Kanisius pernah mencetak Oeang Repoeblik Indonesia (ORI) di masa awal kemerdekaan. Kini PT Kanisius turut mewarnai dengan buku-buku literasi berkualitas yang tersebar di penjuru nusantara hingga luar negeri.

Selebrasi syukur yang diselenggarakan pada 27 Januari 2022 di ballroom Sahid Jaya Hotel & Convention Yogyakarta. (Dokumentasi : PT Kanisius)

Pada hari berbahagia ini pula, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, menyampaikan sambutan dan apresiasi atas usia satu abad PT Kanisius. Mas Menteri Nadiem berharap PT Kanisius terus menjadi penerbit yang menguatkan literasi anak-anak Indonesia dengan berbagai inovasi dan teknologi, terus menyediakan bacaaan yang membuka jendela pengetahuan, mencerdaskan anak bangsa, dan memerdekakan pendidikan Indonesia. 

Pater E. Azismardopo Subroto, S.J. (Direktur Utama PT Kanisius) menyampaikan terima kasih untuk para relasi, Sahabat Kanisius, mitra kerja, keluarga besar PT Kanisius yang telah berjalan bersama hingga mencapai usia satu abad. Visi baru telah diluncurkan, yakni Menjadi Perusahaan Inspirastif yang Berdaya Ubah Bagi Bangsa. Beliau berharap, di jejak langkah yang ke-100 tahun ini, PT Kanisius semakin adaptif mengikuti zaman yang dinamis, cepat berubah, dan technology minded. PT Kanisius akan hadir untuk menjawab tantangan zaman dengan tetap menjaga mutu isi buku/produk. Beberapa terobosan inovatif yang sudah dilakukan antara lain pembaruan mesin-mesin cetak, diferensiasi usaha, penyedia produk peribadatan dan pernak-pernik rohani Katolik, penyewaan ruang pertemuan, digitalisasi buku cetak, kehadiran di marketplace, dan semakin banyak sinergi yang dibangun bersama para mitra.

Acara selebrasi juga diramaikan dengan penampilan grup musik Paksi Band, Endah Laras, dan lukis pasir oleh Dr. Sumbo Tinarbuko. Selain itu, di area lobi acara juga dibangun sebuah museum mini yang menampilkan buku-buku terbitan awal PT Kanisius, buku best seller, dan buku yang diterjemahkan ke bahasa asing. ORI yang pernah dicetak PT Kanisius juga ditampilkan dalam museum mini, juga alat-alat yang pernah dipakai dari masa ke masa, termasuk satu buah mesin jahit buku yang hingga kini masih digunakan. Sebagai salah satu tonggak sejarah, Pater Azismardopo beserta Ibu Mg. Sulistyorini (Direktur Eksekutif PT Kanisius), menyerahkan buku Kesetiaan Kreatif, Refleksi Perjalanan 100 Tahun Karya Penerbit-Percetakan Kanisius kepada Bapak Ir. Aris Riyanta selaku wakil Gubernur DIY dan kepada Bapak Uskup Robertus Rubiyatmoko. Buku ini menjadi simbol kehadiran PT Kanisius dalam karya yang terus-menerus ingin mewarnai Indonesia. Satu Abad PT Kanisius, Cita dan Karya Warnai Indonesia.

Kontributor : Paulus Widiantoro

More
articles

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *