Menyambung Asa, Mewujudkan Cita, Bersama OTA

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on email
Share on print
Share on telegram

Acara Ngobrol Bareng Kotabaru hadir kembali bersama kedua host cantik yaitu Natalia dan Tunjung melalui live streaming di kanal YouTube Gereja St. Antonius Padua Kotabaru , Minggu (22/11) pukul 18.30 WIB. #NgobarKobar episode 4 ini mengambil tema “Menyambung Asa, Mewujudkan Cita, Bersama OTA”. Pada kesempatan kali ini #Ngobarkobar kedatangan tamu istimewa, yaitu Ibu Lucia Arianititi atau yang kerap disapa Tante Ari. Beliau adalah perwakilan dari Tim Program OTA atau Orang Tua Asuh.

Program OTA yang ada di Gereja St. Antonius Padua Kotabaru Yogyakarta ini merupakan salah satu program pelayanan di bidang pendidikan. Meskipun sempat vakum, dengan berkat Tuhan, pada 2018, OTA kembali aktif. Bidang Kemasyarakatan n bekerja sama dengan Tim Pendidikan Kotabaru menjadi aktor yang membangkitkan kegiatan ini. Tujuannya ialah mengajak umat untuk turut bergerak membantu sesama yang kurang mampu dalam melanjutkan pendidikan dan juga memberikan pendampingan psikologis, pendidikan, dan kerohanian. Hal ini selaras dengan program subsidi pendidikan yang juga bergerak di paroki.

Ketika membahas soal bantuan, tentu saja tidak lepas dari seorang donatur. Tante Ari menjelaskan bahwa donatur boleh datang dari mana saja dan dengan fleksibilitas yang beragam. Mekanisme untuk menjadi donatur juga cukup mudah. Pertama, bisa dengan menghubungi salah satu contact person dari OTA, kemudian dilanjutkan dengan pengisian MOU. Pada MOU sudah tertera minimal nominal Rp100,000,- untuk didonasikan setiap bulan. Pada tahap terakhir, akan diberi kode unik yang bisa dicantumkan saat mengirim bantuan via transfer. Cara kedua ialah dengan datang ke sekretariat gereja yang berlokasi di samping pastoran dan mengikuti instruksi yang sama dengan cara pertama.

Tante Ari menambahkan bahwa program OTA memberi subsid pendidikan bagi murid-murid yang bersekolah di SD, SMP dan SMA swasta. Sedangkan bagi yang bersekolah di sekolah negeri, subsidi hanya diberikan pada mereka yang berada di SMK. Pemberian bantuan dilakukan dengan saringan dan survei sehingga tepat saran.

“Saya sungguh sangat senang karena banyak dari orang-orang muda yang turut tergerak hatinya untuk menyisihkan sedikit uang jajan mereka untuk berdonasi. Tidak peduli besar atau kecil, tetapi niat dan ketulusan mereka sungguh patut diapresiasi.” tambah Tante Ari.

Telah banyak umat yang mendapatkan bantuan dari program OTA ini. Banyak diantaranya adalah anak-anak SD dan SMP yang tinggal di sekitar wilayah Gereja St. Antonius Padua Kotabaru. Dalam salah satu cuplikan video yang mereka buat, mereka menyampaikan rasa terimakasihnya atas bantuan pendidikan ini.

Maria Ludwina