Menimba Semangat Kemurahan Hati dan Kepedulian melalui UAP

Date

Tahun ini Gereja St Antonius Purbayan merayakan ulang tahun yang ke-105 tahun pada 14 November 2021. Tema yang diangkat tahun ini yaitu Dengan Semangat UAP Gereja St Antonius Purbayan Semakin  Peduli dan Murah Hati di Tengah Pandemi Covid-19. Melalui tema ini Dewan Paroki ingin menularkan semangat UAP kepada para umat, salah satunya dengan merawat dan melestarikan lingkungan hidup. 

Sesuai dengan tema HUT Gereja St Antonius Purbayan, Dewan Paroki menunjuk Tim Pelayanan Keutuhan Ciptaan dan Lingkungan Hidup atau Tim Lingkup untuk mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan perayaan ini. Tim Lingkup memutuskan untuk mengadakan kegiatan pembagian tanaman dan menebarkan benih nila di sungai Bengawan Solo, yang diselenggarakan pada bulan Oktober 2021. Kegiatan ini pun diselenggarakan bertepatan juga dengan memperingati hari Pangan Sedunia pada 16 Oktober 2021. 

Kegiatan membagi tanaman gratis kepada umat paroki Purbayan dilaksanakan pada 16-17 Oktober 2021 setelah selesai misa. Tim Lingkup bekerja sama dengan Balai Pengelolaan DASHL (Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung) Kementerian Lingkungan Hidup Surakarta, membagikan 1000 bibit tanaman, yang terdiri atas bibit tanaman hias dan buah. Bibit tanaman hias yang dibagikan yaitu pucuk merah dan tabebuya, sedangkan untuk bibit tanaman buah yaitu sawo, salam, mangga, rambutan, jeruk, sirsak, pala, aren, duwet, dan petai. 

Panitia bersama umat paroki setelah melepas benih ikan di sungai Bengawan Solo.

Umat begitu antusias dalam kegiatan ini, selain mendapatkan bibit gratis, mereka juga bisa menanam tanaman di rumah mereka. Akibat pandemi Covid-19  umat tidak bisa pergi ke mana-mana dengan bebas. Dengan dibagikannya bibit tanaman ini diharapkan umat mendapat kesibukan baru untuk merawat tanaman. Dan secara tidak langsung, mereka telah membantu merawat bumi dengan melakukan hal kecil seperti menanam dan merawat tanaman. Tanaman yang ditanam dan tumbuh akan menimbulkan sukacita bagi yang merawatnya, apalagi bisa menghasilkan buah kemudian bisa berbagi dengan orang-orang sekitar. Oksigen bertambah karena makin banyak tanaman yang ditanam, maka makhluk hidup menjadi sehat dan ekosistem lingkungan hidup menjadi semakin lestari.

Tim Lingkup bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Surakarta mengadakan kegiatan menebar benih ikan nila di sungai Bengawan Solo. Kegiatan ini dilaksanakan 24 Oktober 2021 jam 10.00 dan sebanyak 4000 ekor benih nila disebarkan di sana. Tujuan kegiatan ini agar ikan yang ditebar ini bisa tumbuh berkembang di Sungai Bengawan Solo dan masyarakat di sekitar pinggiran sungai Bengawan Solo bisa menambah gizi keluarga mereka dengan  daging ikan hasil tangkapan mereka. Selain menebar benih ikan di sungai, Gereja Santo Antonius juga menyerahkan bantuan bibit tanaman kepada warga sekitar Bengawan Solo agar ditanam di sepanjang bantaran sungai untuk penghijauan dan mengurangi dampak kerusakan lingkungan sekitar sungai. Nantinya masyarakat juga bisa memanfaatkan panen buah dari tanaman tersebut.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyelamatkan kelangsungan hidup semua ciptaan. Seperti diketahui, pada saat ini ancaman perubahan iklim menjadi isu yang hangat diperbincangkan dan banyak negara bersiap–siap untuk menghadapi bencana perubahan iklim tersebut. Bencana akibat perubahan iklim terjadi karena terjadinya kerusakan lingkungan hidup. Kerusakan terjadi karena ulah dan keserakahan kita yang mengeksploitasi sumber daya alam tanpa mempedulikan akibat yang terjadi. Jadi, tepatlah kegiatan ini dilaksanakan karena selain menjaga kelestarian lingkungan hidup juga untuk menciptakan kehidupan yang lebih sehat.

Kontributor : KOMSOS Purbayan

More
articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.