capture imaginations, awaken desires, unite the Jesuits and Collaborators in Christ mission

Kaliankah “Creators of Hope” di Asia Pasifik?

Date

Jaringan Rekonsiliasi dengan Seluruh Ciptaan dan Lingkungan Hidup Konferensi Jesuit Asia Pasifik (JCAP) ingin mencari orang-orang muda yang sedang mengerjakan proyek berwawasan lingkungan hidup di seluruh wilayah Asia Pasifik. Proyek tersebut memiliki dampak atau kontribusi signifikan bagi masyarakat luas dalam merespon krisis ekologi zaman ini. Sepuluh orang, dari rentang usia 18-25 tahun, akan dipilih dan diberikan masing-masing USD 2.000 (setara 30-an juta rupiah) yang dapat digunakan untuk membantu pengembangan kerja atau proyek mereka. Para “Pencipta Harapan” ini—serta kisah dan karya mereka—akan disorot dan dibagikan ke seluruh jaringan JCAP pada tahun 2022 dan 2023.

Creators of Hope adalah proyek yang digagas oleh tim inti Rekonsiliasi dengan Seluruh Ciptaan dalam rangka memperingati Tahun Ignatian. Proyek ini bertujuan untuk menyoroti individu atau kelompok orang muda di seluruh Asia Pasifik yang mengaktualisasikan cinta mereka bagi semua ciptaan dan pelayanan bagi orang miskin. “Mereka adalah sumber inspirasi dan harapan bagi kaum muda lainnya dalam wilayah JCAP,” kata Pater Gabby Lamug-Nañawa, S.J., Koordinator Rekonsiliasi dengan Seluruh Ciptaan JCAP. “Orang bereaksi [terhadap krisis ekologis] dengan cara beragam, ada yang lantas depresi, cemas, atau marah. Banyak orang, terutama kaum muda, juga menjadi aktivis dengan cara yang berbeda. Tetapi yang ingin kami soroti adalah harapan, ” katanya. “Harapan terjadi melalui tindakan. Ketika seseorang mengatasi masalah ini dengan tindakan nyata, harapan muncul dalam diri mereka sendiri dan juga orang lain. Itulah yang ingin kami lakukan. Kami ingin menyoroti orang-orang muda yang sudah melakukan sesuatu untuk memberi harapan kepada orang lain.”

Dokumentasi : Arsip JCAP

Pencarian Creators of Hope dimulai pada bulan April ini. Siapa pun yang berusia 18-25 (sebelum 31 Juli 2022) dan saat ini tinggal di kawasan Asia Pasifik, tanpa memandang jenis kelamin, ras, agama, identitas budaya, orientasi seksual, atau disabilitas, dipersilakan untuk mendaftar. Mereka yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan ini,haruslah sedang mengerjakan proyek yang berwawasan lingkungan atau sedang menangani masalah ekologi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar dan masyarakat, terutama masyarakat miskin. Proyek ini harus menunjukkan aspek seruan Paus Fransiskus dalam Laudato sí. Juga harus ada bukti dampak positif atau kontribusi kerja proyek bagi masyarakat. Kelompok atau organisasi kecil juga dipersilakan mendaftar, tetapi hanya satu orang yang mewakili atau menjadi “wajah” dari proyek tersebut. Nilai-nilai seperti kasih sayang, kemurahan hati, kreativitas, cinta akan ciptaan, dan pelayanan bagi orang miskin harus terlihat jelas dalam proyek dan di antara mereka yang terlibat. Sepuluh pemenang Creators of Hope yang terpilih akan diumumkan pada 29 Juli 2022 melalui website dan media sosial JCAP.

Proyek ini diinspirasi oleh Greta Thunberg, seorang muda di lini depan advokasi iklim, yang mengatakan, “Kita tidak boleh membiarkan para penguasa menentukan apa itu harapan. Harapan tidaklah pasif. Harapan itu perlu tindakan. Dan harapan seringkali datang dari orang-orang biasa.”

Informasi dan pembaruan lebih lanjut mengenai Creators of Hope dapat disimak melalui Facebook, Instagram, dan Twitter

Diterjemahkan oleh Herman Wahyaka dari artikel Searching for “Creators of Hope” in Asia Pacific

More
articles

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *