Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on email
Share on print
Share on telegram

Perayaan Natal bagi banyak orang merupakan kesempatan untuk menyebarkan pesan kasih dan semangat penuh harapan, tidak terkecuali kami di Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB), Tangerang. Tentu saja, perayan natal kali ini berlangsung sangat sederhana dengan mengikuti protokol yang berlaku, tanpa dihadiri oleh anak-anak dan orang lanjut usia. Walaupun demikian, kami tetap merayakan kebersamaan natal yang bersumber dari cinta Allah.

Inkarnasi Allah sebagai bukti cinta Allah pada manusia menjadi pesan utama dalam misa malam natal di HSPMTB. Dalam pesan homilinya, Rm. Cahyo mengatakan bahwa kehadiran Allah di dunia merupakan bentuk kecintaan-Nya kepada manusia. “Allah konsisten mencintai manusia sejak asal mula, juga pada saat manusia jatuh ke dalam dosa.” Allah tetap hadir dan merelakan Putra-Nya untuk memulihkan dunia dengan cara tidak mudah dipahami manusia, yaitu inkarnasi. Rm. Cahyo juga mendambahkan, “Secara rohani peristiwa inkarnasi adalah jawaban cinta Allah kepada manusia. Allah menunjukan betapa berartinya manusia bagi Allah. Kehadiran Allah di dunia bukan untuk menunjukkan keagungan-Nya melainkan kerelaan dan kerendahan hati Allah demi manusia,” tandasnya.

Perayaan natal di tengah-tengah pandemi ini bagi umat Paroki Tangerang juga menjadi momentum merefleksikan kehadiran Allah. Umat Paroki Tangerang sudah banyak sekali membantu orang-orang yang terdampak pandemi sehingga momentum Natal ini membawa kami, para umat, mampu memahami Allah yang hadir dalam hati setiap umat untuk berbela rasa dan peduli pada orang-orang yang terdampak pandemi. Rm. Cahyo juga menekankan bahwa peristiwa natal kali ini merupakan  momentum yang tepat agar kita dapat menciptakan semangat belarasa kepada sesamanya karena duka dan derita mereka adalah duka dan derita kita juga. Kesederhanaan Yesus lahir di kandang domba mendorong kita semua berempati dengan yang lain. Kita diundang menjadi tanda kehadiran Allah di dunia dan diutus untuk menyatakan cinta Allah ke sesama.

Ario – Komsos Tangerang