Show Your Fire, Take Your Desire

Date

Lustrum IX Seminari Tinggi InterdioSesan San Giovanni XXIII

Selasa, 11 Oktober 2022, pada hari raya Santo Yohanes XXIII, Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni XXIII merayakan Lustrum XI dengan tema Show Your Fire, Take Your Desire. Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak; dan didampingi oleh Mgr. Yustinus Harjosusanto, MSF – Uskup Agung Samarinda; R.D. Dr. Alphonsus Tjatur Raharso, Pr. – Vikjen Keuskupan Malang; Romo Krispinus Cosmas Boli Tukan, MSF – Vikjen Keuskupan Banjarmasin dan semua staf Seminari Tinggi.

Dengan tema Show Your Fire, Take Your Desire, Seminari ingin mengajak para frater untuk meyakini bahwa Allah yang memanggil untuk mengutus dan menggembalakan domba-dombaNya agar para domba selalu sehat serta menikmati hidup kekal. Perayaan ini juga mengingatkan tugas pelayanan imam agar mau berkorban demi segala perutusan yang diberikan oleh Bapak Uskup. Oleh karena itu, diperlukan kerendahan hati para pelayan umat agar domba-domba tidak lari, berkeliaran, bahkan dimangsa serigala.

Mgr. Agustinus Agus sebagai selebran utama mengungkapkan dalam homilinya, “Kerendahan hati itu akan membuat nyaman hidup, sedangkan kesombongan hanya akan memunculkan banyak musuh. Contohnya saja misal imam yang menggunakan mimbar untuk mencemooh umatnya hanya akan membuat banyak musuh di sekitarnya. Kerendahan hati adalah kunci menjadi gembala baik yang akan dicintai umatnya.” Begitulah pesan Mgr. Agus untuk para frater di seminari.

Koor oleh para frater memeriahkan perayaan Ekaristi.
Dokumentasi : Panitia Lustrum IX Seminari

Serikat Jesus di seminari ini terlibat dalam pelayanan rohani para frater. Serikat Jesus mengutus dua imamnya, P. Basilius Soedibja, S.J. dan P. Herman Joseph Suhardiyanto, S.J. sebagai pembimbing rohani para frater. Serikat Jesus telah hadir bersama para frater interdiosesan selama 32 tahun. Dalam perayaan lustrum ini P. Soedibja berharap agar para frater setia dalam tugas dan pelayanannya serta hidup dalam imamat yang kokoh. Menjadi

imam di zaman ini memang tidaklah mudah. Mereka tidak hanya memerlukan pengetahuan yang baik akan teologi, melainkan juga dibutuhkan semangat kerendahan hati seperti yang telah diutarakan oleh Bapak Uskup dalam homilinya.

Perayaan ini merupakan perayaan puncak dengan rangkaian acara yang sudah terlaksana seperti aksi sosial donor darah, lomba mewarnai untuk anak-anak, workshop Pancasila, reuni alumni, ziarah ke makam pendiri, live in paroki, jalan sehat bersama umat dan juga penduduk sekitar, bazar murah, serta pameran lukisan. Fr Eduardus I Kadek Suryajaya, Pr, Ketua Panitia, di akhir sambutannya memohon doa agar setiap kegiatan yang ada selama Lustrum ini tidak hanya selesai sampai di sini melainkan terus membentuk karakter menjadi imam yang penuh integritas dan mau berkembang menghadapi zaman.

Kontributor: P. Ignatius Windar Santoso, S.J.

More
articles

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *