Pemberkatan Kapel St. Yoseph Pekerja

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on email
Share on print
Share on telegram

Puji Tuhan! Hari ini, Sabtu, 1 Mei 2021 SMK PIKA Semarang mengadakan pemberkatan kapel baru. Kapel diberi nama St. Yoseph Pekerja. Kegiatan dilaksanakan dalam sebuah perayaan misa syukur. Sebagai bentuk syukur, misa diiringi irama keroncong oleh Tim Kroncong PIKA. Dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, misa diselenggarakan terbatas bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan secara offline. Sementara itu, misa juga dibuat secara online dalam live streaming Youtube SMK PIKA Semarang bagi peserta didik, orang tua, alumni, dan para pemerhati pendidikan. Secara istimewa, misa dipimpin oleh Rm. Benedictus Hari Juliawan SJ, Romo Provinsial SJ Provindo.

Pembuatan kapel ini berangkat dari keprihatinan kami bersama. Sebagai kolese, sekolah yang sudah berumur 49 tahun ini tidak mempunyai kapel untuk mentakhtakan Sakramen Mahakudus. Pembuatannya memegang prinsip menggunakan bahan kayu sisa. Hemat, memanfaatkan sesuatu yang kelihatan sisa dan tidak berguna. Namun setelah bahan itu diolah, ia bisa menjadi produk yang bagus dan punya nilai seni yang tinggi. Maka, aturan yang dipakai dalam penataan plafond, dinding, dan lantai adalah tidak beraturan. Sekarang dengan adanya kapel, hendaknya Allah sendiri yang akan hadir dan menjaga lembaga beserta pribadi-pribadi yang ada di dalamnya. Penempatannya pun sengaja dibuat di tengah-tengah area sekolah dengan tujuan agar Allah menjadi pusat dan fokus cara bertindak PIKA. Seluruh ruangan beserta ornamen yang ada di dalamnya dari kayu jati bertujuan agar kuat, tahan lama, indah, dan pemeliharaannya mudah.

Dengan adanya kapel baru ini, SMK PIKA Semarang hendak menggali makna dan panggilan kerja di dunia ini. Hal ini terungkap dalam homili Romo Provinsial dalam misa pemberkatan kapel. Beliau mengawali homilinya dengan membuka kesadaran tentang situasi pandemi sekarang ini yang berakibat destruktif sekaligus konstruktif bagi ikatan relasi. Pemberkatan kapel ini menjadi momen yang tepat untuk memperbaiki kembali ikatan relasi yang mulai rusak dan meneguhkan ikatan relasi yang masih baik dengan cara memahami makna dan panggilan kerja. Sementara itu, kapel yang telah diberkati ini semoga menjadi tanda pengingat untuk memahami makna dan panggilan kerja sekaligus juga menjadi sarana keselamatan bagi yang menggunakannya. Ad Maiorem Dei Gloriam. Salam horog-horog…

Kontributor: Andhy Kristyo Nugroho – SMK PIKA Semarang