Kaum Muda, Jangan berleha-leha

Pada Maria yang masih muda dipercayakan tugas yang sangat penting, justru karena ia masih muda. Kaum muda, milikilah kekuatan untuk menjalani masa hidupmu saat dayamu masih berlimpah. Gunakan kekuatan dan daya ini untuk memajukan dunia.
kegiatan siswa di kolese kanisius jakarta
Para siswa dari Kolese Kanisius sedang mengikuti sebuah kegiatan

Keyakinan bahwa rahmat Tuhan selalu beserta kita akan mendatangkan kekuatan yang memberanikan kita melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan pada saat ini juga: keberanian untuk menjalankan kehendak Tuhan dalam semua medan hidup kita, keberanian untuk menjalani panggilan hidup dari Tuhan untuk kita, keberanian untuk menghidupi iman kita tanpa menyembunyikan atau menyepelekannya.

Memang, membuka diri untuk rahmat Allah membuat apa saja yang mustahil menjadi menyataan. “Jika Allah bersama kita, siapakah yang akan melawan kita?” (Rom 8:31). Rahmat Allah menyentuh kondisi hidupmu saat ini, apapun keadaannya dan “memegang” dirimu apa adanya, dengan seluruh ketakutan dan keterbatasanmu, dan pada saat itu juga menyatakan rencana-Nya yang luar biasa atas hidupmu! Wahai kaum muda, ketahuilah bahwa engkau diberi kepercayaan, bahwa Bapa Paus percaya kepadamu, bahwa Gereja percaya kepadamu! Untuk itu, percayalah kepada Gereja!

Pada Maria yang masih muda dipercayakan tugas yang sangat penting, justru karena ia masih muda. Kaum muda, milikilah kekuatan untuk menjalani masa hidupmu saat dayamu masih berlimpah. Gunakan kekuatan dan daya ini untuk memajukan dunia. Mulailah dengan hal-hal kecil disekitarmu. Saya ingin memberi kalian tanggung jawab-tanggung jawab yang penting dalam Gereja. Semoga Gereja berani memberi ruang kepada kalian dan semoga kalian siap mengemban tanggung jawab itu.

Saya mengundang kalian untuk mengontemplasikan cinta Maria: suatu cinta yang peduli, dinamis dan konkret. Suatu cinta yang penuh keberanian dengan berpusat pada pemberian diri. Gereja yang mampu melampaui kekurangan dan keterbatasannya untuk mengalirkan rahmat Tuhan yang sudah diterimanya. Jika kita mau disentuh oleh teladan Maria, kita akan menghidupi dengan otentik kasih yang mendorong kita untuk mencintai Allah di atas segala sesuatu dan di atas diri kita sendiri, untuk mencintai sesama. Dan, kita akan juga mencintai mereka yang sulit dicintai. Ini adalah cinta yang melayani dan berdedikasi untuk mereka yang paling lemah dan paling miskin, cinta yang mengubah wajah kita dan mengisi kita dengan kegembiraan.

Paus Fransiskus

Found something interesting? share to friends....

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *