Selamat Jalan Bruder Petrus Canisius Hardjawardaja, S.J.
Pada hari Minggu, 8 Februari 2026, pukul 15.00, telah dipanggil Tuhan di Wisma Emmaus, Girisonta: BRUDER PETRUS CANISIUS HARDJAWARDAJA, S.J. dalam usia 89 tahun Bruder Hardjawardaja lahir di Sleman, pada 27 Mei 1937, dari pasangan Bapak Adrianus Hardjasumarta dan Ibu Theresia Hardjasumarta. Ia dibaptis di Paroki Pugeran, Yogyakarta pada 6 Agustus 1937 dan menerima sakramen Krisma pada 3 Mei 1950 di Paroki Medari, Sleman. Bruder Hardjawardaja menamatkan pendidikan dasar di dua tempat, yaitu SD Negeri Medari dan PPDI Medari (1949-1955). Setamat SD, ia melanjutkan ke Sekolah Teknik Pertama Kanisius Muntilan jurusan Logam (1952-1955) dan kemudian ke Sekolah Teknik Negeri Magelang (1955-1958). Setelah lulus dari STN Magelang, lantas ia bekerja lepas selama satu tahun Merasa sangat tertarik menjadi Jesuit, ia diminta menjalani masa aspiran/postulant sebagai Jesuit di Kolese Stanislaus, Girisonta selama satu tahun. Setelah siap dan mantap, ia melamar menjadi anggota Serikat Jesus dan diterima. Ia masuk Novisiat St. Stanislaus, Girisonta pada 7 Januari 1960 dan dua tahun kemudian mengucapkan kaul pertama, tepatnya pada 8 September 1962, diterima oleh Pater Provinsial waktu itu, Pater G. Kester, S.J., di Kolese Stanislaus, Girisonta. Setelah itu, ia ditugaskan menjalani program juniorat dengan bekerja di Kamar Mesin Kolese Stanislaus, Girisonta selama satu tahun (1962-1963). Tahun 1963-1964 ia kursus permesinan sepeda motor di Semarang sambil bertugas di Kolese Stanislaus sebagai penjilid buku dan juga pengawas mesin di Kebun Kayu Semarang dan pengajar agama katolik di SDK Kobong, Semarang hingga tahun 1965. Setelah itu, ia mendapat penugasan ke Seminari Menengah Santo Petrus Canisius, Mertoyudan sebagai tenaga teknik (1965-1971). Bruder Hardjawardaja menjalani formasi akhir tersiat di Kolese Stanislaus, Girisonta pada 25 Januari 1971 – 30 Oktober 1971 dengan hasil memuaskan di bawah bimbingan Pater Prawirasuprapta, S.J. Satu tahun kemudian, tepatnya pada 2 Februari 1972, Bruder Hardjawardaja mengucapkan kaul akhir di Seminari Menengah Santo Petrus Canisius, Mertoyudan dan diterima oleh Provinsial Pater Antonius Soenarja, S.J. Kita mengenang Bruder Hardja dengan penuh syukur atas kontribusi dan dedikasinya dalam karya Serikat Jesus. Beliau adalah seorang katekis dan guru agama yang mendedikasikan hidupnya untuk membina iman umat di paroki-paroki. Di sisi lain, beliau juga adalah seorang bruder yang andal di bidang kelistrikan. Dia menghidupi spiritualitas Ignasian yang melihat Tuhan dalam segala karya, sekalipun yang bersifat teknis. Dalam kerendahan hati dan ketekunannya, Bruder Hardja mengajarkan pada kita bahwa setiap talenta, entah itu mengajar atau memperbaiki instalasi kelistrikan, dapat menjadi sarana pelayanan yang mulia. Berikut riwayat tugas Bruder Hardjawardaja setelah kaul akhir: 1972-1981 : Bagian teknik, pemeliharaan Gedung, kendaraan, dan kekaryawanan di Seminari Menengah St. Petrus Canisius, Mertoyudan, Magelang 1981-1984 : Tugas di ATMI Surakarta 1984-1986 : Tugas guru agama di Namlea, Pulau Buru 1986-1987 : Katekis di Gereja Paroki Santo Antonius Padua Muntilan 1987-1994 : Katekis di Gereja Paroki Santo Isidorus, Sukorejo 1994-2009 : Asisten Minister dan tugas kerumahtanggaan Komunitas Kolese Santo Ignatius Loyola, Semarang 2009-2010 : Ekonom dan Asisten Minister Komunitas Kolese Santo Petrus Kanisius, Jakarta 2010-2021 : Operator modifikasi dan pengujian mesin di ATMI Surakarta 2021-wafatnya : Pendoa bagi Gereja dan Serikat di Wisma Emmaus Beberapa minggu terakhir ini kesehatan Bruder Hardja mengalami penurunan. Beliau sempat dirawat di Rumah Sakit Elisabeth, Semarang dan akhirnya dipanggil Tuhan di Wisma Emmaus, Girisonta. Selamat jalan, Bruder Hardjawardaja. Misa Requiem dan Pemakaman Misa Requiem akan diadakan pada: Hari, tanggal : Selasa, 10 Februari 2026 pukul : 10.00 WIB Tempat : Gereja St. Stanislaus Girisonta, Ungaran dan dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Maria Ratu Damai, Girisonta, Girisonta, Bergas, Ungaran.







