Pada hari Senin, 26 Januari 2026, pukul 22.20 WIB, telah dipanggil Tuhan di Rumah Sakit At-Tin, Bawen, Kabupaten Semarang:
PATER PETRUS PRAMUDYARKARA, S.J.
dalam usia 66 tahun
anggota Komunitas Kolese Santo Stanislaus Kostka, Girisonta. Pater Pramudyarkara telah banyak berkarya dalam formasi orang muda, terutama bidang pastoral kemahasiswaan, pelayanan paroki, dan juga melayani komunitas sebagai minister. Lahir di Ambarawa, 27 Oktober 1960, Pater Pramudyarkara adalah putera dari pasangan suami-istri Bapak Ignatius Mardiatmadja dan Ibu Augustina Maryunah. Ia dibaptis pada 30 Oktober 1960 di Gereja Santo Thomas Rasul, Bedono. Pendidikan dasar dan menengah pertama ia tempuh di SD Kanisius Bedono dan SMP Theresiana, Bedono (1967-1975) dan pendidikan menengah atas ia tempuh di SMA Seminari St. Petrus Canisius, Mertoyudan (1976-1980).
Tertarik menjadi Jesuit, ia melamar ke Novisiat Santo Stanislaus, Girisonta dan diterima. Ia memulai formasi novisiat pada 19 Juli 1980 dan mengucapkan kaul pertamanya pada 16 Juli 1982. Setelah itu, ia melanjutkan formasi filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Jakarta (1982-1985).
Selesai filsafat, Frater Pramudyarkara menjalani Tahap Orientasi Kerasulan (TOK) di Wisma Mahasiswa Surakarta sebagai Asisten Moderator Kerasulan Mahasiswa (1985-1987) dan SMA Kolese de Britto, Yogyakarta (1987-1988). Setelah selesai menjalani formasi TOK dan siap menjalani formasi teologi, Frater Pramudyarkara diutus ke Fakultas Teologi Wedabhakti – Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta untuk belajar teologi selama empat tahun (1988-1992).
Tahbisan diakon ia terima pada 3 Juni 1992 dan satu bulan kemudian, 29 Juli 1992, ia ditahbiskan imam di Gereja Santo Antonius Padua, Yogyakarta oleh Bapak Uskup Julius Darmaatmadja. Enam tahun setelah tahbisan imam, Pater Pramudyarkara menjalani formasi tersiatnya di Loyola House of Studies, Filipina pada 1 Juli 1998 hingga 13 Maret 1999 di bawah bimbingan Pater Thomas O’Gorman, S.J. Kemudian pada 26 November 2011, Pater Pramudyarkara mengucapkan kaul akhir di Kapel Santo Aloysius Gonzaga, Provinsialat SJ Semarang dan diterima oleh Provinsial Pater Robertus Bellarminus Riyo Mursanto S.J.
Pater Pramudyarkara ketika muda dikenal sebagai Jesuit yang tekun. Karena itulah beliau diutus untuk studi. Pendampingan kepada orang muda pun dilakukan dengan tekun. Banyak mahasiswa yang terkesan dengan pendampingannya. Ketekunan itu juga tercermin lewat tugas-tugas keministerannya. Beberapa tahun terakhir ini, dia menghidupi semangat Laudato Si, yang terungkap lewat kegemarannya memelihara kambing dan sapi lalu kotorannya digunakan untuk pupuk tanaman.
Riwayat Tugas Pater Pramudyarkara setelah Tahbisan Imam
| 1992-1998: | Moderator Kerasulan Mahasiswa di Wisma Mahasiswa Driyarkara dan Karya Pastoral di Paroki Gedangan, Semarang. |
| 1998-1999: | Tersiat di Loyola House of Studies, Quezon City, Filipina. |
| 1999-2000: | Persiapan studi khusus dan tinggal di Kolese Kanisius, Jakarta. |
| 2000-2002: | Studi khusus bidang Ilmu Politik di Marquette University, Wisconsin, USA. |
| 2002-2009: | Asisten Moderator Kerasulan Mahasiswa Yogyakarta. |
| 2009-2011: | Moderator Kerasulan Mahasiswa Yogyakarta. |
| 2011-2013: | Pelaksana Tugas Pastor Paroki St. Ignatius, Danan, Wonogiri. |
| 2013-2016: | Pastor Kepala Paroki St. Ignatius, Danan, Wonogiri. |
| 2016-2020: | Minister Arrupe International Residence, Filipina. |
| 2020-wafatnya | Minister Komunitas Kolese Santo Stanilsua Kostka, Girisonta. |
Senin malam, 26 Januari 2026, Pater Pramudyarkara dibawa ke RS At-Tin, Bawen setelah mengalami serangan jantung dan meninggal dunia di rumah sakit.
Misa Requiem diadakan pada:
hari, tanggal : Rabu, 28 Januari 2026
pukul : 10.00 WIB
tempat : Gereja Santo Stanislaus, Girisonta
dan dilanjutkan dengan pemakaman di Taman Makam Maria Ratu Damai, Girisonta, Bergas, Ungaran.


