capture imaginations, awaken desires, unite the Jesuits and Collaborators in Christ mission

“Napak Tilas bersama Santo Ignatius selama Masa Prapaskah” dengan Aplikasi Jesuit Pilgrimage

Date

“Apa yang akan kita lakukan selama masa Prapaskah?” Ini adalah pertanyaan yang kerap kita ajukan kepada diri sendiri. Jawabannya sering kali berakhir dengan sekadar melakukan apa yang kita lakukan tahun lalu atau bahkan apa yang kita lakukan saat masih kecil! 

Di bawah ini beberapa ide untuk menjadikan Prapaskah tahun ini berbeda.

“Dalam masa Prapaskah ini, kita diajak mengambil kesempatan terhubung dengan spiritualitas Ignasian dan memperdalam ziarah iman dengan menggunakan aplikasi Jesuit Pilgrimage yang baru,” kata Pater John Dardis SJ, Direktur Biro Komunikasi Kuria Roma. “Minggu demi minggu, kita diajak napak tilas ke tempat-tempat Ignasian yang berbeda melalui “Travel Miles.”

“Travel Miles” membawa kita ke tempat yang berbeda di setiap minggu masa Prapaskah. Pamplona, Loyola, Paris, dan Venesia serta Roma. Dari minggu ke minggu, kita dapat menikmati platform yang mudah digunakan yang menganimasi tempat-tempat di atas dengan audiovisual dan konten sejarah yang memukau. Biarkanlah Tuhan sendiri yang menjangkau kita!

Berikut ini adalah ikhtisarnya.

  • Pamplona. Napak tilas di mana Santo Ignatius terluka oleh pecahan meriam yang mengubah arah hidupnya. Di mana hidup kita dapat berubah menjadi lebih baik? Bagaimana kita menghadirkan mimpi baru?
  • Loyola. Membenamkan diri dalam pengalaman rohani di rumah keluarga Santo Ignatius dan membiarkan Tuhan menjamah dengan cara baru.
  • Paris. Merasakan pengalaman di kota tempat Santo Ignatius belajar untuk melayani Tuhan dan Gereja dengan lebih baik. Apa yang perlu kita pelajari dan bagaimana kita bertumbuh untuk melayani dengan lebih baik?
  • Venesia. Di sinilah para Jesuit pertama bertemu dan belajar bersama. Siapa saja kawan yang dapat kita percayai dan kita ajak berdiskusi?
  • Roma. Mengakhiri perjalanan Prapaskah dengan menjelajahi kota di mana begitu banyak Jesuit diutus untuk merasul. Apakah misi kita? Ke mana Tuhan akan menuntun kita?

“Aplikasi ini tersedia dalam bahasa Inggris, Perancis, Spanyol, dan Italia,” kata Pater Vivian Richard, S.J., direktur proyek aplikasi. “Kami sedang bekerja keras untuk menghadirkan versi bahasa Korea dan Vietnam, dan entah berapa banyak lagi yang akan menyusul. Aplikasi ini bukan hanya sebuah pengalaman wisata tetapi juga sebuah latihan rohani modern.”

Untuk itu, kita dapat mengambil bagian dengan dua cara:

a. Duduk dan langsung unduh aplikasinya. Setelah itu, lakukan perjalanan dengan penuh gaya, kemudian kita bagikan pengalaman di media sosial dengan tagar #TravelMiles kemudian tag ke Instagram @jesuitglobal dan @jesuitindonesia.

b. Jika cukup beruntung dan kita berada di salah satu tempat di atas, lakukan selfie dan bagikan di media sosial dengan tagar #LentWithIgnatius. Jika kita sudah pernah ke sana sebelumnya, tinggal unggah foto dengan tagar #LentWithIgnatius kemudian tag ke Instagram @jesuitglobal dan @jesuitindonesia.

Silakan unduh aplikasi Jesuit Pilgrimage dari App Store atau Google Play dan notifikasi khusus akan segera dikirim setiap minggu. Kita hanya perlu mengaktifkan notifikasinya!

Mulailah berziarah pada Rabu Abu, 14 Februari 2024. Bergabunglah dan mulailah petualangannya!

More
articles

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *