Seri Video Pater Jenderal ke-9 : Bertumbuh dalam Kesadaran terhadap Rumah Bersama

Date

Semua ciptaan adalah anugerah Tuhan bagi manusia. Manusia telah dipercaya untuk memanfaatkan sekaligus merawat seluruh ciptaan.  Namun, meskipun dengan rasa sakit dan malu, haruslah diakui bahwa kita belum sepenuhnya menghidupi perutusan yang dipercayakan kepada kita itu. Kita telah mematri gaya hidup eksploitatif dan merusak alam; dan dari situ kita bersama-sama menyuburkan gaya hidup konsumtif yang justru kita bangun untuk diri kita sendiri. Siklus eksploitasi dan konsumerisme yang kejam ini meninggalkan jejak ketidaksetaraan, kemiskinan, pengingkaran sosial, dan kematian di mana kita bertanggung jawab atas semua itu. Bersikap acuh tak acuh bukanlah pilihan bagi kita dalam menghadapi perubahan iklim dan segala dampaknya bagi hidup manusia secara umum, terutama bagi mereka yang miskin. Kita memerlukan perubahan paradigma sosio-kultural dan ekonomi, bukan saja karena kita telah menggadaikan masa depan kita, tetapi juga karena kita telah mengisolasi keberadaan kita saat ini. Paus Fransiskus, dalam ensiklik Laudato Si, dengan suara kenabiannya mengatakan, “Saat ini, analisis permasalahan lingkungan tidaklah dapat dipisahkan dari analisis terhadap manusia, keluarga, permasalahan pekerjaan dan urbanisasi, dan juga dari cara masing-masing individu berhubungan dengan diri mereka sendiri yang akhirnya mempengaruhi cara mereka berhubungan dengan orang lain dan lingkungannya.” [n. 141] Bapa Suci menantang kita, mengajak kita semua segera terlibat mewujudkan model pembangunan di mana kemajuannya berakar pada ekologi integral yang tidak dapat dipisahkan dari kebaikan bersama/common good, solidaritas, keadilan sosial, dan kemakmuran seluruh warga masyarakat. Banyak orang muda dari seluruh belahan dunia, secara antusias dan dengan penuh komitmen, turut mengambil tanggung jawab terhadap kelestarian rumah kita bersama. Mereka membantu kita mengenali bahwa akar dari semua ini terkait dengan kemanusiaan secara keseluruhan yang melampaui batas keyakinan dan ideologi. Bekerja sama dengan banyak pihak memungkinkan kita mencapai tujuan, yaitu terciptanya lingkungan yang lestari, lebih adil, dan bermartabat bagi semua ciptaan. Demi memenuhi ajakan Gereja dan keyakinan bahwa merawat rumah kita bersama akan berpengaruh terhadap perbaikan kualitas hidup dari mereka yang rapuh di dunia ini, Serikat berkomitmen menjadi mitra bagi semua orang yang ingin menanggapi ratapan Bumi dan mereka yang paling miskin dari antara orang miskin. Apakah Saudara sekalian bersedia? 

Kami mengajak Saudara sekalian untuk berdoa, baik secara pribadi maupun bersama-sama dalam komunitas, menggunakan poin doa pada bagian akhir bab sembilan dari buku Berjalan bersama Ignatius yang ditulis oleh Pater Jenderal Arturo Sosa, S.J. (Lihat: Berjalan Bersama Ignatius karangan Arturo Sosa, S.J. terbitan P.T. Kanisius dan Serikat Jesus Provinsi Indonesia, 2021 hlm. 269 – 270).

More
articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.