Pada hari Kamis, 18 Juni 2026, pukul 19.57 WIB, telah dipanggil Tuhan di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, karena sakit:
PATER ADRIANUS HERRY WIJAYANTO, S.J.
dalam usia 60 tahun
Pater Herry, seorang imam Jesuit yang banyak berkiprah di bidang pendampingan orang muda, yaitu sebagai campus minister dan pembimbing retret. Selain berkarya bagi orang muda, Pater Herry juga pernah bekerja di paroki sebagai pastor rekan.
Pater Herry dilahirkan di Cimahi, Jawa Barat, pada 11 Januari 1966, dari pasangan suami istri Bapak Leo Agung Soegiman dan Ibu Lucia Maria Tukirah. Ia dibaptis di Gereja Santo Ignatius, Cimahi – Keuskupan Bandung, dan pada November 1974, ia menerima Sakramen Penguatan, juga di Gereja Santo Ignatius, Cimahi. Pendidikan dasar dan menengah ia tempuh selama 12 tahun (1973-1985) di Cimahi dan Bandung.
Karena tertarik menjadi Jesuit, tiga tahun setelah lulus SMA, Pater Herry mendaftarkan diri dan diterima. Ia kemudian secara resmi memulai masa novisiatnya di Novisiat Santo Stanislaus pada 5 Juli 1988. Dua tahun kemudian, pada 8 Juli 1990, ia mengucapkan kaul pertama dan ditugaskan menjalani formasi filsafat selama empat tahun (1990-1994) di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta. Seusai filsafat, ia ditugaskan menjalani formasi tahap orientasi kerasulan (TOK) di Civita Youth Camp (1994-1996) dan kemudian selama tiga tahun (1996-1999), ia menjalani formasi teologi di Fakultas Teologi Wedabhakti – Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Tahbisan diakon (4 April 1999) ia terima dari tangan Bapak Uskup Ignatius Suharyo di Kapel Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan, dan tahbisan imam (14 Juli 1999) ia terima di Gereja Santo Antonius Padua, Yogyakarta, juga dari tangan Bapak Uskup Ignatius Suharyo. Delapan tahun setelah ditahbiskan sebagai imam, Pater Herry menjalani program tersiat di Kolese Stanislaus di bawah bimbingan Pater Josephus Darminta, S.J. selama enam bulan (1 Februari – 31 Juli 2007). Pada 8 Desember 2012, Pater Herry mengucapkan kaul akhir di hadapan Pater Robertus Bellarminus Riyo Mursanto, S.J. yang menjadi provincial ketika itu.
Riwayat Tugas Pater Herry, S.J. setelah Tahbisan Imam:
| 1999-2001 | Wakil Direktur Rumah Retret Panti Semedi, Klaten |
| 2001-2002 | Wakil Direktur Civita Youth Camp |
| 2002-2012 | Anggota Komisi Promosi Panggilan |
| 2002-2011 | Direktur Civita Youth Camp |
| 2011-2014 | Asistensi Pastoral di Gereja Santo Yohanes Penginjil, Blok B, Jakarta |
| 2014-2021 | Pastor Rekan Gereja Santo Yohanes Penginjil, Blok B, Jakarta |
| 2015-2021 | Minister Komunitas Beato Miguel Pro, Jakarta |
| 2021-2025 | Campus Minister SMA Kolese de Britto, Yogyakarta |
| 2025-wafatnya | Asisten Pastor Kerasulan Mahasiswa KAJ Unit Selatan, Depok |
Selama hidupnya, Pater Herry dikenal ramah dan murah hati dalam memberikan pelayanan pastoral. Dia tekun dalam memberikan pendampingan kepada banyak pribadi dan berbagai kelompok.
Beberapa tahun belakangan, kesehatan Pater Herry mengalami penurunan akibat penyakit gula yang dideritanya. Penyakit ini lama-kelamaan mengganggu organ tubuh lainnya. Mobilitasnya semakin berkurang, terutama karena kesulitan berjalan. Pada Kamis malam, 18 Juni 2026, dia kesulitan bernapas. Setelah bantuan oksigen tidak mencukupi, dia dibawa ke RS Universitas Indonesia dan akhirnya meninggal di sana.
Misa Requiem dan Pemakaman
Misa Requiem akan dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 10.00 WIB dan dilanjutkan dengan pemakaman di Kompleks Taman Makam Maria Ratu Damai, Kolese Stanislaus, Girisonta.


