Rehat Sejenak, Ngobrol Bersama, agar Hidup Tidak Terlewat Begitu Saja

Date

Setiap Jumat Podcast

Podcast, Playable on Demand (POD) dan broadCAST, adalah salah satu media digital yang digandrungi oleh kaum muda saat ini. Kemudahan akses audio-video melalui berbagai aplikasi dan tersedianya obrolan dengan topik yang beragam membuat podcast menjadi pilihan yang nyaman dan menyenangkan, baik saat berpergian maupun saat menikmati waktu luang. Memanfaatkan media ini, Serikat Jesus Provinsi Indonesia kembali meneruskan proyek Setiap Jumat Podcast yang sudah diprakarsai sejak akhir tahun 2019.

Setiap Jumat Podcast (SJP) mencoba melihat kembali pengalaman hidup sehari-hari dengan kacamata Spiritualitas Ignasian dan sedapat mungkin mengambil makna berupa konkretisasi (tips and tricks) yang bermanfaat. Berbeda dengan season sebelumnya, SJP Season 2 ini merupakan proyek kolaborasi antara Serikat Jesus Provinsi Indonesia dengan Komunitas MAGIS Indonesia dan para OMK Paroki Jesuit. Mempertimbangkan pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, seluruh proses produksi SJP Season 2 ini dilakukan secara virtual dari masing-masing domisili anggota tim SJP yang tersebar-luas di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Kalimantan. Episode SJP Season 2 tayang dua minggu sekali setiap hari Jumat melalui berbagai platform, seperti Anchor, Spotify, dan aplikasi radio Katolikana & e-Katolik. 

Setelah barbeque dilanjutkan sharing bersama.
Dokumentasi : SJP Season 2

Walaupun mungkin terkesan berat, Spiritualitas Ignasian nyatanya sangat aplikatif membantu seseorang dalam memaknai peristiwa hidupnya sehari-hari. Dua puluh empat episode SJP Season 2 membahas berbagai fenomena yang juga menjadi keprihatinan Gereja, seperti toleransi akan keberagaman, kesehatan mental, panggilan, dan pilihan hidup. Untuk semakin memperkaya obrolan, SJP Season 2 telah melibatkan kurang lebih 17 kolaborator yang berasal dari Serikat Jesus dan berbagai komunitas awam sebagai narasumber.

Pada 14-15 Mei 2022 di Bandung, Tim SJP mengadakan Malam Keakraban (Makrab) sekaligus Evaluasi Terakhir Season 2 ini. Perjumpaan tersebut merupakan kali pertama anggota tim SJP bertemu satu sama lain secara langsung setelah hampir satu tahun hanya dapat bertemu secara online. Acara makrab diawali dengan barbeque bersama dan kembali berkenalan. Pagi harinya, sebagian anggota Tim SJP berkesempatan mendaki Gunung Batu untuk menikmati terbitnya matahari dan menghirup udara segar Bandung. Acara dilanjutkan dengan evaluasi yang mencakup sharing dari masing-masing tim SJP yakni Pra-produksi, Penyiar, Audio Editor, dan DKV sosial media. Secara umum, setiap tim menyampaikan dinamika selama proses produksi, apa yang dapat dikembangkan dan apa yang perlu dipertahankan. Acara kemudian ditutup dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Romo Bambang Alfred Sipayung, SJ, Socius Provinsial Serikat Jesus Provinsi Indonesia.

 Dalam evaluasi, disampaikan pula data statistik SJP Season 2 yang dapat diamati di aplikasi Spotify dan Instagram. Dari Spotify, dapat dilihat bahwa rata-rata pendengar adalah 237 orang dan rata-rata mendengarkan 80% dari setiap episodenya. Statistik di Instagram menunjukan bahwa pengikut akun @setiapjumatpodcast berusia 13 sampai lebih dari 65 tahun dengan 51% pengikut berusia antara 1 dan 34 tahun. Salah satu inovasi yang dilakukan tim DKV Sosmed adalah 5 IG Reels yang telah menjangkau 4298 akun Instagram. Statistik di Instagram dapat digunakan untuk mengenali profil pengikut akun @setiapjumatpodcast dan mengarahkan SJP di masa mendatang untuk menjangkau lebih banyak kalangan. Spotify dan Instagram menunjukkan data yang berbeda mengenai episode yang paling populer dalam SJP Season ini. Data Spotify menunjukan episode ke-8, ‘Memaknai Kegagalan dalam Perjuangan,” sebagai episode terpopuler dengan lebih dari 450 pendengar, sedangkan data Instagram menunjukan postingan episode ke-11, ‘Tuhan Memang Satu Kita yang Tak Sama,’ sebagai postingan yang mampu menjangkau hampir 2500 akun. 

Sebagian anggota Tim SJP mendaki Gunung Batu.
Dokumentasi : SJP season 2

Terlepas dari data statistik yang diperoleh dari Spotify dan Instagram, Fr. Lambertus Alfred, SJ, anggota tim SJP Season 2, memiliki refleksi yang menyentuh dan cukup menggambarkan proses produksi SJP Season ini. 

SETIAP JUMAT PODCAST

“Acara di Bandung kemarin bagiku jadi satu monumen refleksi kolaborasi yang berharga: kolaborasi yang lebih dari sekadar pembagian kerja dan dikejar deadline bersama, yang meski diawali rasa pekewuh (ga enakan) tapi lalu dirawat dengan kesetiaan dan kemurahan hati.


Terima kasih karena sudah boleh mengenal teman-teman baru (dan teman-teman lama), belajar tentang hal-hal baru (maupun yang tidak terlalu baru), dan terlebih karena boleh terus kagum pada bagaimana Tuhan bekerja lewat kehadiran teman-teman.


Mohon maaf jika ada kesalahan, sampai jumpa di lain kesempatan!”
(semoga besok-besok kita boleh rehat sejenak dan ngobrol bersama lagi)

Mengukur keberhasilan SJP  Season 2 dengan manajemen modern dengan menggunakan ukuran seperti  Key Performance Indicator (KPI) tentu tidak bisa dilakukan. SJP Season 2 ini belum dirancang dengan kriteria seperti itu melainkan meletakkan sebuah upaya kerjasama membagikan refleksi tentang spiritualitas Ignatian. SJP Season 2 menjadi bukti nyata rahmat penyertaan Tuhan sehingga kolaborasi antar berbagai pihak sangat dapat dilakukan sekalipun di dalam masa pandemi yang penuh tantangan.

Kontributor : Ariadne Mael – Alumni Komunitas Magis Jakarta

More
articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.