PERESMIAN KAMPUS TIGA POLITEKNIK ATMI SURAKARTA

Gedung Kampus Arrupe yang selesai dibangun

Bulan Agustus 2020 menjadi momen bersejarah bagi Politeknik ATMI Surakarta. Kampus 3 Politeknik ATMI Surakarta yang terletak di utara Kampus 2 (Kampus Gonzaga, atau yang dulu dikenal dengan Kampus Intercamp, Blulukan) telah selesai dibangun dan siap digunakan. Pembangunan gedung yang memakan waktu sekitar setengah tahun ini bisa terwujud oleh karena hibah yang diberikan oleh Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia dalam rangka Polytechnic Education Development Project. Kampus 3 ini secara khusus akan digunakan oleh para mahasiswa ATMI dari prodi Mekatronika, Teknik Perancangan Mekanik dan Mesin, dan Perancangan Manufaktur.

Sebelum  resmi digunakan, upacara pemberkatan gedung dilaksanakan pada hari Senin, 10 Agustus 2020. Pemberkatan gedung dihadiri oleh para romo, frater, kaprodi, beberapa staf, dan juga perwakilan mahasiswa. Acara yang dihadiri kurang lebih 30 orang tersebut berjalan dengan hikmat dan tentu dengan protokol COVID-19 yang lengkap.

Rm. Istanto memberkati gedung Arrupe, Kampus baru Poltek ATMI

Dalam upacara pemberkatan ini, Kampus 3 juga secara resmi disebut sebagai Kampus Arrupe. Pater Pedro Arrupe dipilih menjadi pelindung sekaligus teladan dari kampus ini. Politeknik ATMI menyadari bahwa Politeknik semakin dipanggil untuk berjalan dengan orang miskin dan tersingkir, sesuai dengan Preferensi Kerasulan Universal Serikat Jesus. Oleh karena itu, Pater Pedro Arrupe, seorang Jesuit yang sangat peduli pada orang miskin dan tersingkir, diharapkan menjadi teladan sekaligus pemberi semangat untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Secara khusus, Politeknik ATMI Surakarta ingin mengembangkan pendidikan vokasi maupun industri yang terarah kepada tiga bidang, yakni pertanian, kesehatan, dan teknologi informasi. Ketiga hal tersebut dipilih untuk menjawab tantangan zaman sekarang ini. Pertanian pertama-tama dipilih dengan kesadaran bahwa pertanian menjadi  sumber utama gizi bagi orang muda Indonesia. Tanpa adanya gizi yang baik, tentu orang muda tidak dapat berkembang secara maksimal. Sementara itu, kesehatan dipilih dengan maksud menanggapi situasi pandemi sekarang ini. Terakhir, teknologi informasi dipilih karena melihat perkembangan teknologi yang memang niscaya di dunia kita sekarang ini. Untuk mewujudkan hal-hal tersebut, diharapkan para dosen, instruktur, maupun mahasiswa secara aktif melakukan penelitian maupun inovasi guna memajukan dan mengembangkan ketiga bidang tersebut.

Semoga dengan kehadiran Gedung Arrupe ini, Politeknik ATMI Surakarta bertransformasi menjadi institusi yang semakin peka mendengar panggilan zaman dan memberikan wajah yang semakin manusiawi pada teknologi dan dunia industri.

Barry Ekaputra, SJ

Found something interesting? share to friends....

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *