Peziarahan berjalan kaki untuk menghayati perjalanan Yesus bersama para rasul-Nya
Pada 13-16 Juni 2026, Jaringan Doa Bapa Suci Sedunia – Indonesia mengadakan retret The Way of the Heart. Pada tahun keempat retret ini diadakan, ada dinamika baru yang dilaksanakan, yakni ziarah Jalan Hati Maria. Terinspirasi dari Lampah Wening yang diadakan oleh Omah Petroek beberapa waktu lalu, Ziarah Jalan Hati Maria juga sejalan dengan tema booklet doa 2026, yakni Mengasih Maria. Pada tahun ini, Jaringan Doa Bapa Suci Sedunia – Indonesia memang ingin mengajak kita semua untuk semakin dekat dan mencintai Ibu Maria.
Sebanyak delapan belas peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia serta Sabah, Malaysia, menapaki ziarah dengan berjalan kaki sejauh sekitar 9 kilometer. Terdapat empat pemberhentian dalam ziarah ini, yakni dari Mbok Turah di Omah Petroek menuju Gua Maria Sub Tutela Matris, Gua Maria Tebonan, Griya Doa Agnes, dan berakhir di Sumur Kitiran Mas Gereja Maria Assumpta Pakem. Dalam setiap pemberhentian, para peserta diajak untuk melanjutkan perenungan Jalan Hati serta melakukan percakapan rohani. Peziarahan berjalan kaki ini menjadi pengalaman unik bagi para peserta serta kesempatan untuk menghayati perjalanan Yesus bersama para rasul-Nya.
Pada retret The Way of the Heart ini, Koordinator Nasional Jaringan Doa Bapa Suci Sedunia – Indonesia, Pater Antonius Sumarwan, S.J. juga mengajak para peserta untuk mengenal lebih dalam karya kepausan ini dan mencari tau bagaimana dapat terlibat dalam misi belarasa bagi dunia. Berbekal anugerah damai, sukacita, syukur, relasi yang makin dekat dengan Allah, serta rahmat penyembuhan batin, para peserta merasa bersemangat untuk mengasihi dan melayani. Mereka tergerak untuk mendoakan Doa Persembahan Harian dan ujud doa Bapa Suci, dalam kesatuan hati dengan Bapa Suci, Gereja Universal, dan Gereja Indonesia.


