Pilgrims on Christ’s Mission

“Magnificat Anima Mea Dominum”

Kaul akhir empat anggota Serikat Jesus Provinsi Indonesia

Semarang, 15 Agustus 2026 – Bertepatan dengan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, empat anggota Serikat Jesus mengucapkan kaul akhir di Kapel Kolese Loyola, Semarang. Keempat Jesuit tersebut adalah Bruder Antonius Dieng Karnedi, S.J., Pater Effendi Kusuma Sunur, S.J., Pater Antonius Dhimas Hardjuna, S.J., dan Pater Ferdinandus Tuhujati Setyoadi, S.J. Kapel St. Ignatius Loyola dipilih sebagai tempat perayaan momen bersejarah ini karena dua di antara mereka saat ini berkarya di wilayah Semarang, yakni Bruder Dieng yang bertugas sebagai Direktur KPTT Salatiga dan Pater Ferdi, Kepala Sekolah SMA Kolese Loyola.

Kaul akhir merupakan momen puncak proses formasi panjang dalam Serikat Jesus, di mana seorang Jesuit diterima secara penuh ke dalam Serikat. Mereka meneguhkan kembali kaul kemiskinan, kemurnian, dan ketaatan yang pertama kali diikrarkan dalam kaul pertama pada akhir novisiat. Untuk berkaul akhir, para kaules menempuh proses formasi yang lama, di antaranya menjalani formasi tersiat selama 6 bulan. Beberapa tahun setelah tersiat, keempatnya berkarya di tempat-tempat yang berbeda, misalnya Bruder Dieng bertugas di Kursus Pertanian Taman Tani (KPTT) Salatiga, Pater Ferdinandus di SMA Kolese Loyola, Pater Effendi menjadi Pater Unit Skolastikat Johar Baru, Jakarta, dan Pater Dhimas menjadi Pastor Kepala Gereja Santa Maria Bunda Allah, Botong, Keuskupan Ketapang, Kalimantan Barat.

Perayaan Ekaristi kaul akhir ini dipimpin oleh Provincial Serikat Jesus Provinsi Indonesia, Pater Bagus Laksana, S.J. Dalam homilinya, Pater Bagus memberikan refleksi mendalam tentang formasi Jesuit. Ia menganalogikan proses formasi panjang dalam Serikat Jesus layaknya proses memasak yang membutuhkan waktu lama, atau slow cooking agar bumbu masakan yang dimasak perlahan dalam waktu lama meresap sempurna dan hasil masakan menjadi lebih lezat. Demikian pula, proses formasi seorang Jesuit yang panjang justru memungkinkan nilai-nilai panggilan meresap dalam diri sehingga menjadi matang dan kokoh.

 

Pater Effendi Kusuma Sunur, S.J., Pater Ferdinandus Tuhujati Setyoadi, S.J., Bruder Antonius Dieng Karnedi, S.J., dan Pater Antonius Dhimas Hardjuna, S.J., mengucapkan kaul akhir di hadapan Provincial Serikat Jesus Provinsi Indonesia dan Sakramen Mahakudus. Foto: Thomas Surya Awangga Budiono, S.J.

 

Homili Pater Provinsial menggarisbawahi bacaan Injil hari itu, yakni tentang peristiwa Maria mengunjungi Elisabeth. Sebelum mengunjungi Elisabeth, Maria terlebih dahulu menjalani masa hening atau semacam retret untuk mempersiapkan diri. Hal ini, menurut Pater Bagus, sejalan dengan tradisi dalam Serikat Jesus, di mana setiap Jesuit menjalani formasi tersiat—masa retret dan pembinaan rohani yang mendalam—sebagai persiapan sebelum berkaul akhir. Sama seperti Maria yang mempersiapkan diri sebelum mengemban misinya, para Jesuit pun dipersiapkan secara matang melalui masa tersiat sebelum akhirnya secara penuh diterima dalam Serikat Jesus.

Keempat kaules menimba inspirasi dari Kidung Maria “Magnificat Anima Mea Dominum” atau Jiwaku Memuliakan Tuhan agar mereka dapat belajar dari keteguhan Maria dalam menerima perutusan Allah dan berdoa semoga Allah senantiasa hadir menyertai perjalanan panggilan dan karya mereka. Pater Effendi, S.J., mewakili rekan-rekannya, menyampaikan ungkapan syukur atas rahmat kaul akhir ini. Ia berterima kasih kepada seluruh formator, semua yang hadir, serta kepada mereka yang senantiasa mendukung perjalanan panggilan ini. Ia menegaskan bahwa kaul akhir bukanlah prestasi pribadi melainkan buah dari kebersamaan dan dukungan banyak pihak.

Perayaan Ekaristi berlangsung khidmat dengan petugas liturgi dari Campus Ministry (CM) Kolese Loyola dan dihadiri oleh sekitar 200 umat, terdiri atas keluarga para kaules, para Jesuit, formator, mitra berkarya, serta para sahabat. Kaul dalam Serikat bukanlah pembatasan atau belenggu, melainkan pemberian diri secara total untuk mengikuti Kristus dan melayani sesama melalui karya-karya perutusan Serikat. Segenap keluarga besar Serikat Jesus Provinsi Indonesia mengucapkan proficiat kepada keempat kaules dan mendoakan semoga Tuhan menganugerahi rahmat kesetiaan dan keteguhan untuk melayani perutusan yang dipercayakan kepada mereka.

Get in Touch With Us

More News