Jerapah Pater Nico

adolfo nicholas 3

Dalam satu kesempatan rapat di Roma, saya menginap di Kuria Jenderalat. Pagi itu saya masuk ruang makan untuk sarapan. Di meja paling ujung dekat dapur sudah duduk Pater Nico bersama seorang lain. Mungkin karena saya terlihat canggung, Pater Nico lalu meminta saya duduk di meja yang sama. Begitu mengenali tampang Asia ini, Pater Nico lancar bercerita tentang bagian dunia yang paling dikenalnya. Hangat, ramah dan sederhana. Itulah kesan pertama siapapun yang berjumpa dengannya.

Menurut pengakuannya sendiri, Pater Nico adalah Jenderal pertama yang memakai email dan internet. Ia mengalami dunia yang ribut dengan banjir informasi dan kesibukan tak perlu, sekaligus dunia yang berjejaring dan menjanjikan keluasan. Dalam hal inilah ia akan terus dikenang dengan pesannya tentang kedalaman. Kedalaman pemikiran dan imajinasi yang berakar dalam perjumpaan dengan Allah di dunia akan mengobati globalisasi kedangkalan yang meracuni hati dan budi banyak orang. Konon, binatang kesukaan Pater Nico adalah jerapah karena punya jantung raksasa yang menggambarkan kedalaman empati dan leher panjang untuk melihat jauh ke depan.

Serikat telah kehilangan seorang yang punya hati besar dan wawasan yang mendugai seluk beluk dunia. Selamat jalan Pater Nico.

P. Benedictus Hari Juliawan, SJ

Found something interesting? share to friends....

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *