Pilgrims on Christ’s Mission

Fundraising WUJA & Networking Alumni Kolese Jesuit

Ruang perjumpaan alumnus Kolese Jesuit lintas angkatan, profesi, dan komunitas.

Semarang — Acara Fundraising WUJA & Networking Alumni Kolese Jesuit melalui musik dan jamuan makan malam diselenggarakan di Candi Ballroom – Padma Semarang pada bulan Mei 2026 menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, memperkuat jejaring lintas generasi, serta membangun semangat kolaborasi yang solid antar alumni dalam mendukung penyelenggaraan World Union of Jesuit Alumni (WUJA) Congress 2026 di Yogyakarta.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan silaturahmi, tetapi juga ruang perjumpaan yang mempertemukan para alumnus Kolese Jesuit dari berbagai angkatan, latar belakang profesi, dan komunitas. Dalam suasana hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan, para alumni kembali merasakan ikatan bersama sebagai bagian dari keluarga besar pendidikan Jesuit Indonesia.

Semangat yang hadir dalam kegiatan ini mencerminkan nilai-nilai khas pendidikan Jesuit, yaitu persaudaraan, pelayanan, kepedulian, dan komitmen untuk terus berkarya bagi sesama. Melalui perjumpaan tersebut, alumni diajak untuk tidak hanya mengenang masa sekolah, tetapi juga meninjau kembali panggilan bersama untuk berkontribusi secara nyata dalam kehidupan masyarakat.

Pater Albertus Bagus Laksana, S.J. memberikan sambutan dalam acara Fundraising WUJA & Networking Alumni Kolese Jesuit (4/5). (Foto: Penulis)

 

Acara ini memperoleh makna khusus dengan kehadiran Pater Benedictus Hari Juliawan, S.J., Provincial Jesuit Indonesia, Pater Albertus Bagus Laksana, S.J., Provincial Jesuit terpilih tahun 2026, Pater Melkyor Pando, S.J., Socius Provincial, serta Pater Septian Marhenanto, S.J., Komunikator Jesuit Indonesia. Kehadiran para Jesuit tersebut memberikan penguatan spiritual dan arah gerak bagi komunitas alumni Jesuit Indonesia, khususnya dalam membangun jejaring yang lebih solid, inklusif, dan berdampak.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah pemaparan perkembangan persiapan penyelenggaraan XI WUJA Congress 2026 yang akan berlangsung di Yogyakarta pada Juli 2026. Kongres internasional ini akan menjadi pertemuan besar alumni Jesuit dari berbagai negara, sekaligus kesempatan penting bagi Indonesia untuk memperkenalkan semangat, kekayaan budaya, dan kontribusi alumni Jesuit Indonesia kepada komunitas global.

Para peserta mendapatkan gambaran mengenai visi, kesiapan, serta berbagai peluang keterlibatan alumni dalam mendukung kesuksesan WUJA 2026. Antusiasme yang tinggi terlihat dari partisipasi aktif para alumni dalam sesi diskusi, networking, serta komitmen untuk memberikan dukungan nyata bagi penyelenggaraan kongres tersebut.

Sebagai bentuk solidaritas dan gotong royong, kegiatan ini juga diisi dengan fundraising serta lelang lukisan dan karya seni. Lelang karya seni tersebut menjadi simbol bahwa nilai budaya, kreativitas, dan semangat kontribusi sosial dapat berjalan berdampingan dalam komunitas alumni Jesuit. Melalui karya seni, para alumni tidak hanya merayakan keindahan dan kreativitas, tetapi juga mengambil bagian aktif dalam misi bersama yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kegiatan penggalangan dukungan, fundraising ini menjadi tanda nyata bahwa alumni sekolah dan universitas Jesuit di Indonesia memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Setiap bentuk dukungan mencerminkan keinginan untuk mengambil bagian dalam karya yang lebih besar: menghadirkan Indonesia sebagai tuan rumah yang ramah, matang, dan berjiwa pelayanan dalam perjumpaan alumni sekolah dan universitas Jesuit dari seluruh dunia.

Acara ini memperkuat optimisme bahwa Kongres XI WUJA 2026 akan menjadi momentum penting bagi para alumni sekolah dan universitas Jesuit di Indonesia untuk menunjukkan semangat persaudaraan, kepemimpinan, dan pelayanan yang berakar pada nilai-nilai Ignasian.

Para pemenang lelang karya seni berupa dua lukisan dan replika kursi Paus Fransiskus saat mengunjungi Indonesia. (Foto: Penulis)

 

“Semangat persaudaraan, pelayanan, dan kolaborasi yang menjadi ciri khas pendidikan Jesuit kembali terasa kuat dalam kegiatan ini. Dukungan dari para alumni menjadi energi besar menuju WUJA 2026,” ujar panitia penyelenggara.

Melalui kebersamaan, dukungan, dan kontribusi nyata seluruh alumni yang hadir, semangat “menjadi manusia bagi sesama” kembali menemukan wujudnya. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan Jesuit tidak berhenti di ruang kelas, tetapi terus hidup dalam jejaring alumni yang siap melayani, membangun, dan memberi dampak bagi masyarakat.

XI WUJA Congress 2026 di Yogyakarta pun diharapkan tidak hanya menjadi agenda internasional, tetapi juga menjadi ruang kesaksian bersama tentang bagaimana alumni sekolah dan universitas Jesuit Indonesia mengambil bagian dalam membangun dunia yang lebih manusiawi, penuh persaudaraan, dan berpengharapan.

Get in Touch With Us

More News